Belum banyak penelitian dan publikasi terkait keanekaragaman hayati di Danau Limboto. Namun faktanya danau yang terletak di Provinsi Gorontalo ini diprediksi punah tahun 2025.HijauBiru mendokumentasikan keanekaragaman hayati di Danau Limboto, yang mungkin bermanfaat sebagai informasi, edukasi dan bahan penelitian ke depan.

Pada sesi kali ini, HijauBiru fokus pada kekayaan spesies burung dengan deskripsi bersumber pada Buku Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea, kutilang.or.id, serta jurnal-jurnal ilmiah. Sementara foto dan uraian keberadaan burung, merupakan hasil pengamatan dan fakta di lapangan. Berikut ulasannya :

1.Elang Bondol (Haliastur indus),

Haliastur indus

Deskripsi

Tubuh berwarna coklat dan putih, ekor agak berpalang, sayap bawah memiliki sebuah “jendela” lebih pucat dari bulu primer.

Persebaran

Terdapat di seluruh kawasan Wallacea diantaranya Gorontalo, Siau, Kepulauan Talaud, Bangka, Kepulauan Banggai, Lombok, Sumbawa, Ternate.Juga umum di Asia Tenggara, Cina, dan Australia. Sedangkan di Indonesia dan India, masih dapat ditemukan di daerah pedalaman.
Status dan Habitat

Daftar merah IUCN yakni Resiko Rendah (LC). Dalam Perdagangan Internasional Appendix II, yakni dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu.

Perlindungan: PP  No. 7/1999. Elang ini adalah penetap umum. Hidup di kawasan yang berhubungan dengan pantai khususnya di sepanjang jalan dan aliran air, danau dan hutan terbuka serta pegunungan.

Hasil pengamatan

Burung ini mudah dijumpai di bagian tepi dan tengah kawasan Danau Limboto. Dalam beberapa kali pengamatan HijauBiru, Elang Bondol bertengger di area yang sama dengan jenis elang lainnya dan makan ikan dari tambak milik nelayan maupun area di luar tambak. Meskipun bondol merupakan penyendiri, namun saat berada di kawasan dengan pakan melimpah akan tampak membentuk kawanan 7 hingga 15 ekor.

2.Kirik-Kirik Laut (Merops philippinus)
kirik-kirik3
Deskripsi
Berukuran agak besar (30 cm, termasuk perpanjangan pita pada ekor), anggun. Strip hitam melalui mata dibatasi oleh garis biru di bawah dan di atasnya. Kepala dan mantel hijau; tunggir dan ekor biru. dagu kuning, tenggorokan coklat berangan, dada dan perut hijau pucat. dayap bawah jingga, terlihat sewaktu terbang.

Persebaran

Sulawesi, Lombok, Komodo, Flores, Timor. Berbiak di Asia Selatan, Filipina, Sulawesi, dan Papua. Mengunjungi Sunda Besar, Nusa Tenggara pada musim dingin.

Status 

Daftar merah IUCN Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional : –
Perlindungan : –

Habitat
Sering mengunjungi padang rumput, sawah, rawa.

Hasil pengamatan

Burung ini ditemukan dalam kondisi tidak bergerombol. Memakan cacing dan serangga di area yang dangkal atau di sekitar kumpulan tanaman eceng gondok. Mudah untuk menemukan burung ini di Danau Limboto. Burung ini diduga terdiri atas penetap dan pengunjung (migran).

3.Blekok Sawah (Ardeola speciosa)
blekok
Deskripsi

Berukuran kecil (45 cm), bersayap putih, coklat bercoret. Pada waktu berbiak kepala dan dada kuning tua, punggung nyaris hiatam, tubuh bagian atas lainnya coklat bercoret-coret, tubuh bagian bawah putih.

Persebaran

Semenanjung Malaysia, Sulawesi dan Sunda Besar.

Status 

Daftar merah IUCN              : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional  : –
Perlindungan                         : PP No. 7/1999

Habitat

Menghuni kolam, sawah, danau, rawa dan mangrove.
Hasil Pengamatan : Melimpah di Danau Limboto dan termasuk spesies yang turut diburu. Sering terlihat dalam kawanan.

4.Elang Paria (Milvus migrans)

elang paria
Deskripsi
Berukuran agak besar (65 cm), berbulu coklat gelap dengan ekor menggarpu yang khas. Pada waktu terbang, bercak pucat pada pangkal bulu primer terlihat kontras dengan ujung sayap yang hitam. Kepala kadang-kadang berwarna lebih pucat dibandingkan dengan punggung. Individu remaja kepala dan tubuh bagian bawah bergaris-garis kuning tua.

Persebaran
Sulawesi, Sumba, Afrika, Erasia, sampai Australia.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.

Perlindungan: PP  No. 7/1999

Habitat
Mengunjungi daerah terbuka, pantai, pelabuhan, dan kota. Terbang melingkar anggun dengan kepakan perlahan.

Hasil Pengamatan
Mudah dijumpai di Danau Limboto, biasanya bertengger di atas kayu tambak-tambak nelayan, berada dalam area yang sama dengan Elang Bondol saat mengintai mangsa dan mencari makan.

(bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website